Sang Penerus (Bagian 3 )

"Lalu kepada siapakah ananda harus belajar ilmu itu guru, sedangkan Eyang Jagratara tidak diketahui keberadaaanya sekarang?" tanya Adinata. "Hal itulah yang juga menjadi pertanyaanku, namun sewaktu Angger bertarung dengan Ki Gardapati, kakek lihat kamu sudah menggunakan dasar-dasar dari jurus getar bumi, mungkin itu bisa menjadi petunjuk untuk kamu" jawab Ki Satya. "Ngger, bolehkah kakek bertanya, apakah selama ini kamu berlatih dengan seseorang" tanya Ki Satya penuh selidik. "Iya guru, ananda memang berlatih, namun dengan sepasang harimau merapi dan anaknya yang aku beri nama Si Loreng di pinggir hutan merapi" jawab Adinata panjang lebar. "Oh, pantas tidak salah lagi, sepasang harimau itu adalah hewan kesayangan Eyang Jagratara, dan semoga saja beliau masih hidup, kamu beruntung sekali muridku" kata Ki Satya gembira sekali.

Suatu Sore, Adinata berjalan-jalan ke tepi hutan merapi. Ia kangen sekali dengan si Loreng yang sudah lama ditinggalkannya. Sesampainya di hutan ia memanggil si loreng sahabatnya itu. "Loreng dimana kamu, ini aku Adinata sahabatmu". Tidak berapa lama kemudian muncul Si Loreng dari dalam hutan. Ia berlari dengan riang gembira menghampiri Adinata sambil mengkibas-kibaskan ekornya. Setelah dekat Adinatapun mengusap-usap kepala Si Loreng dengan penuh rasa sayang dan Si Lorengpun membalasnya dengan menggosok-gosokkan badanya di kaki Adinata.

Bersambung

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © Cerita Silat Harimau Merapi | Powered by Blogger
Design by Blog Oh! Blog | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com