Dua Hati Tertaut Di Hargowilis (Bagian 7)

"Ngger Adinata, perlu kamu ketahui bahwa Ki Jangkung Guru dari Ki Gardapati sering menggunakan racun yang sangat berbahaya ketika bertarung" kata Ki Gede Aryaguna. "Baik Ki Gede, Ananda akan selalu ingat nasihat ki Gede" jawab Adinata. "Bukan itu maksudku Ngger, aku punya satu ilmu untuk menghilangkan racun yang ada dalam tubuh, maukah kamu mempelajarinya" tanya Ki Gede Aryaguna. "Ananda mau sekali, kapan kita bisa mulai belajar Ki Gede?" tanya Adinata penasaran. "Nanti malam saja, ketika sudah sepi kita berlatih di lapangan belakang rumah" jawab Ki Gede Aryaguna. "Senopati Puspanidra, apakah kamu tertarik untuk belajar juga" Ki Gede Aryaguna menawarkan. "Terimakasih Ki Gede, biar Dimas Adinata yang belajar dulu, ilmunya kan sangat tinggi, tentu ia dapat belajar dengan cepat" jawab Puspanidra.

Tibalah waktunya belajar. Hari sudah malam dan teramat sepi, semuanya sudah beristirahat karena kelelahan dengan kegiatan hari itu. "Ngger, jurus ini namanya Pembalik Raga Penghancur Bala, perhatikanlah" kata Ki Gede Aryaguna. Dengan badanya yang sudah kelihatan tua tapi nampak masih segar bugar, Ki Gede Aryaguna memusatkan pikiran, kemudian tiba-tiba ia berdiri terbalik dengan hanya tertopang pada satu jari saja. Badannya seolah-olah menjadi ringan seperti kapas. Adinata terkagum-kagum melihatnya. "Adinata, jika kamu terkena racun, gunakan jurus pembalik raga penghancur bala ini, rasakan organ yang terkena racun kemudian pusatkan seluruh syaraf untuk membawa racun itu lewat aliran darah menuju ke bawah dan terakhir muntahkan di mulut.

"Baik, Ki Gede, terimakasih telah berkenan mengajarkan Ananda ilmu yang sangat bermanfaat ini, mohon bimbingannya" kata Adinata berterimakasih atas kebaikan Ki Gede Aryaguna mengajarkan ilmu yang langka itu kepadanya. "Untuk mempelajari ilmu ini kamu harus menguasai ilmu meringankan tubuh, dan itu akan sekalian aku ajarkan kepadamu" kata Ki Gede Aryaguna. "Beribu terimakasih Ananda ucapkan atas kebaikan Ki gede". Berhari-hari bahkan berbulan-bulan Adinata belajar ilmu meringankan tubuh dan jurus pembalik raga penghancur bala itu, dan akhirnya pada bulan ketiga Adinata telah menguasai kedua ilmu dari Ki Gede Aryaguna itu dengan sempurna.

Bersambung


0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © Cerita Silat Harimau Merapi | Powered by Blogger
Design by Blog Oh! Blog | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com