Cinta Bersemi di Hutan Pinus Mangunan (Bagian 2)

Adinatapun mulai menulis surat balasan sambil sesekali ia membaca ulang surat dari Ambarwati sambil tersenyum sendirian. Kakek dara, paman gembul serta nyi lastri dibuat geleng-geleng dibuatnya.

Untuk Nimas Ambarwati

Nimas Ambarwati, alhamdulilah kakang di sini baik-baik saja. Kakang disini ditemani sama paman gembul dan nyi lastri. Kakek darma juga baik sekali orangnya. Sekarang saya sudah menguasai tingkatan pertama dari jurus sengatan listrik gunung api purba dan kakang tidak menemui kesulitan yang berarti. Doakan kakang bisa menyelesaikan belajarnya dengan cepat dan kita bisa cepat bersatu kembali. Oh ya Nimas, tolong tanyakan pada nini wilis apakah aku diijinkan mengunjungimu di hutan pinus mangunan, terus terang aku sangat ingin menemuimu walaupun cuma sebentar untuk mengobati rasa kangenku.

Salam rindu dan sayang

Adinata

Setelah selesai menulis surat ia segera menyerahkannya kepada kakek darma. "Kek, tolong disampaikan suratku ini ke Nimas Ambarwati ya" kata Adinata. "Baiklah Adinata nanti biar disampaikan sama kurir yang aku percaya". Tiga hari sekali ia selalu datang kemari. "Terimakasih sekali kakek" Adinata berterimakasih. 

Bersambung


0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © Cerita Silat Harimau Merapi | Powered by Blogger
Design by Blog Oh! Blog | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com