Menerima Tantangan (Bagian 5)

"Bagaimana ini paman gembul, aku tidak dapat menyelesaikan bagian terahir dari jurus silat sengatan listrik gunung api purba ini, apakah kamu mempunyai saran paman?" tanya adinata saat sedang berbincang-bincang di rumah pak kerto sehabis sarapan pagi. "Maaf den nata, saya juga tidak tau" jawab paman gembul. Nyi lastri yang kebetulan mendengar keluh kesah adinata menyahut. "Maaf den, kalau boleh, bibi ada sedikit saran" kata nyi Lastri. "Tentu saja boleh bi lastri, apakah saranmu?" tanya adinata. "Dulu nini wilis pernah berpesan untuk berlatih menggunakan sarung tangan yang dititipkan ke bibi untuk den nata, apakah selama berlatih den nata sudah menggunakannya?" tanya nyi lastri. "Oh, saya lupa bi, nanti saya akan berlatih menggunakan sarung tangan pemberian nini wilis tersebut" jawab adinata.

Setelah sarapan, adinata dengan ditemani paman gembul segera menuju ke gunung api purba nglanggeran untuk berlatih jurus sengatan listrik gunung api purba. Sesampainya disana adinata segera mempersiapkan diri untuk berlatih. Namun kali ini adinata berlatih menggunakan sarung tangan dari nini wilis. Ternyata sarung tangan itu bukan sembarang sarung tangan. Sarung tangan tersebut terbuat dari logam khusus hingga menjadi sarung tangan yang kuat namun sangat lentur.

Ketika adinata berlatih dan memusatkan seluruh energi ketangannya, tiba-tiba sarung tanggannya bereaksi. Sarung tangan itu berubah menjadi senjata yang mengagumkan. Tangan adinata berubah menjadi seolah-olah menggunakan zirah ditangan. Ketika adinata berusaha untuk melepaskan energi puncak dari jurus sengata listrik gunung api purba, tangan adinata yang telah memakai zirah menjadi bercahaya dan dipenuhi oleh kilatan-kilatan listrik.

Adinata berkonsentrasi untuk mengarahkan serangannya ke arah tebing yang ada di gunung api purba nglanggeran. Setelah siap, ia langsung menyerang tebing dari jarak jauh dengan menggunakan puncak dari jurus silat sengatan listrik gunung api purba. Akibatnya sungguh luar biasa. Seolah-olah ada ledakan aliran listrik yang sangat besar menghantam tebing dan seketika tebing menjadi berlubang menganga dengan dibarengi efek menghitam karena terbakar disekelilingnya dan anehnya jika diperhatikan muncul gambar seperti cakar harimau pada dinding tebing tersebut.

Bersambung


0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © Cerita Silat Harimau Merapi | Powered by Blogger
Design by Blog Oh! Blog | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com