Menemui Bocah Sakti Ke Gunung Api Purba Nglanggeran (bagian 3)

Tiga hari kemudian, diselenggarakanlah pesta pernikahan yang meriah. Pernikahan diselenggarakan di rumah Ki Gede Aryaguna. Semua biaya ditanggung oleh Ki Gede Aryaguna. Dalam pernikahan itu ada hiburan paginya jathilan dan malamnya wayangkulit semalam suntuk dengan mengundang dalang yang sangat terkenal di wilayah Mataram. Warga kalibirupun sangat bergembira dan berbahagia dengan adanya hiburan gratis tersebut. Paman gembul dan Nyi Lastripun sangat berbahagia dengan kemeriahan acara pernikahannya dan tidak henti-hentinya mengucapkan terimakasih yang tidak terhingga kepada Ki Gede Aryaguna. Paman Gembul dan Nyi Lastri juga sangat berterimakasih kepada Adinata dan Senopati Puspanidra yang telah mendukung terselenggaranya pernikahan dadakan tersebut.

Pada suatu pagi, setelah sepasaran manten, Adinata, paman gembul dan Nyi Lastri mohon pamit kepada Ki Gede Aryaguna untuk mencari Ambarwati ke Gunung Purba Nglanggeran untuk menemui Si Bocah Sakti. Adapun senopati Puspanidra kembali ke Kuthagedhe Ibukota kerajaan Mataram dengan membawa tawanan gerombolan penjahat yang tertangkap.

Perjalanan ke Gunung Purba Nglanngeran berjalan dengan lancar. Disepanjang perjalanan paman gembul yang sedang senang hatinya tak henti-hentinya melucu dan membuat Adinata dan Nyi Lastri tidak berhenti tertawa sampai sakit perutnya. Siang harinya sudah separuh perjalanan, Adinata beserta paman gembul dan nyi lastri mampir makan siang di warung nasi mbah Kromo. Warung itu sangat terkenal di Mataram. Di warung tersebut tersedia semua makanan yang enak-enak dan berbagai minuman yang juga tak kalah segarnya. Ada nasi putih, nasi merah, nasi tiwul, nasi jagung; sayurnya ada  gudek, krecek, pare, bayam, asem-asem, dan masih banyak lagi; minumnya ada teh panas, jahe, wedang uwuh, wedang bajigur, legen dan masih banyak lagi. Karena lapar ketiganya makan dengan lahap. Setelah selesai makan, beristirahat sebentar dan beribadah, mereka melanjutkan perjalanan.

Bersambung

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © Cerita Silat Harimau Merapi | Powered by Blogger
Design by Blog Oh! Blog | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com